Ditulis oleh,

Djoko Kurniawan | Konsultan Bisnis Franchise, Marketing & Service Excellence

www.djokokurniawan.com

Mengapa customer membeli? Mengapa customer tertarik untuk mencari produk/ jasa yang Anda jual? Dalam artikel ini saya ingin memberikan ulasan tentang hal tersebut dalam tulisan praktis dan sederhana. Saya berharap setelah membaca artikel ini Anda akan lebih paham dan jelas tentang alasan customer membeli dan dengan demikian Anda bisa melakukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

 

Produk/ Jasa Punya Manfaat

Customer harus punya persepsi bahwa setiap produk/ jasa yang ditawarkan memiliki manfaat yang jelas. Manfaat produk harus dikomunikasikan secara jelas kepada customer agar mereka tertarik untuk membeli. Gunakan bahasa yang pas dan sesuai dengan target market yang dituju. Selain janji yang diberikan, customer juga harus benar-benar merasakan manfaat yang positif dari produk/ jasa. Jika tidak, maka customer akan kecewa dan tidak akan membeli lagi.

 

Tawarkan Pengalaman Membeli

Point ini sangat penting untuk diperhatikan karena di era sekarang ini customer tidak hanya membeli produk/ jasa yang punya manfaat tetapi juga ingin menikmati pengalaman ketika membeli. Jadi yang berhasil memberikan ‘pengalaman yang sulit dilupakan’ oleh customer akan memenangkan persaingan. Contoh: customer yang datang ke resto. Mereka tidak cukup hanya menikmati makanan yang enak tetapi juga perlu merasakan suasana yang nyaman dan pelayanan yang memuaskan.

 

Reputasi Baik

Supaya customer baru tertarik membeli, brand yang Anda tawarkan harus punya reputasi yang baik. Customer akan mencari tahu tentang brand Anda sebelum melakukan pembelian. Jadi Anda harus selalu memberikan kesan yang baik kepada semua customer agar mereka mau menceritakan pengalaman baik yang dialaminya sehingga ada customer lain yang akan tertarik untuk membeli. Disini peran testimoni existing customer sangat penting. Sebagai contoh, ketika Anda akan membeli voucher hotel di suatu kota yang belum pernah Anda kunjungi maka review di media social menjadi bahan referensi untuk memilih. Jika review positif maka Anda akan menginap di hotel tersebut dan sebaliknya ketika review banyak yang negatif maka Anda akan mencari hotel lain yang punya reputasi lebih baik.

 

Value Produk/ Jasa

Produk/ Jasa yang Anda tawarkan harus memiliki value/ nilai bagi customer. Produk/ jasa yang punya nilai lebih akan cenderung diminati dan dibeli dengan harga yang lebih baik. Untuk itu jangan pernah masuk dalam area perang harga (price war) tetapi selalu berusaha menaikkan nilai suatu produk/ jasa. Saya teringat teman baik di Surabaya yang punya bisnis toko komputer. Dia tidak menjual komputer dengan harga yang rendah tetapi tetap mampu menjual dalam jumlah yang banyak karena memberikan nilai lebih bagi customer. Semua customer yang membeli komputer di toko tersebut diajarkan cara pakai, cara perawatan, dan bisa menghubungi pihak toko jika komputernya bermasalah. Dengan beberapa nilai tambah yang ditawarkan, customer tidak merasa membeli produk yang mahal.

 

Transaksi Mudah

Jangan pernah mempersulit customer ketika mereka akan membeli produk/ jasa yang Anda tawarkan. Semakin mudah customer mendapatkan produk/ jasa yang mereka inginkan, maka akan semakin sering mereka membeli. Jadi para pebisnis yang menerapkan banyak aturan rumit saat customer akan membeli akan ditinggalkan oleh customer. Anda bisa melihat Grab sebagai contoh baik penyedia jasa transportasi di era modern ini. Grab memudahkan customer saat membutuhkan jasa transportasi. Hanya dalam waktu singkat setelah memesan melalui aplikasi, Anda sudah dapat menikmati layanan yang ditawarkan oleh Grab dilengkapi dengan pelayanan yang baik dari para pengemudinya. Layanan jasa transportasi konvensional sangat ketinggalan karena waktu pesan yang cenderung lebih lama.

 

Fokus Pada Kebutuhan Customer

Point terakhir yang juga penting untuk diperhatikan oleh para pebisnis adalah selalu fokus pada kebutuhan customer dan tidak memaksakan keinginannya kepada customer. Pebisnis yang sukses adalah yang mampu memahami keinginan customer. Jadi produk/ jasa yang ditawarkan harus benar-benar disukai oleh customer. Dengan demikian customer akan membeli dengan senang hati.

 

Sebagai penutup artikel ini, saya berpesan kepada Anda untuk selalu punya waktu untuk memikirkan bisnis dengan serius karena hanya dengan cara tersebut maka Anda akan bisa memahami keinginan customer dan mampu menyediakan produk/ jasa yang diminati oleh customer. Selalu belajar dan upgrade kompetensi Anda karena dunia bisnis berkembang dengan sangat cepat dan Anda harus cepat beradaptasi agar bisnis bisa eksis di kompetisi yang semakin ketat.